Pendidikan Universitas Al-Azhar Gelar Kuliah Perdana, Bahas Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi di Sumut

Universitas Al-Azhar Gelar Kuliah Perdana, Bahas Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi di Sumut

Universitas Al-Azhar Gelar Kuliah Perdana, Bahas Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi di Sumut post thumbnail image
Spread the love

Senin, 6 Oktober 2025 | Medan — Universitas Al-Azhar (UA) resmi menggelar kuliah perdana bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2025–2026 dengan mengusung tema “Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi di Sumatera Utara”.

Acara ini digelar usai pelaksanaan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) yang berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 2–4 Oktober 2025. Kuliah perdana ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Al-Azhar, Dr. Ir. Mawardi, S.T., M.T., serta menghadirkan Dr. Indra Prawira, S.T., M.M., selaku Wakil Ketua Bidang Pendidikan KADIN Sumatera Utara sebagai pembicara utama.

🔹 Pendidikan dan Karakter Sebagai Pondasi

Dalam sambutannya, Rektor Dr. Mawardi menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama menuju keberhasilan.

“Jangan takut mencoba, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Mahasiswa harus memiliki semangat tinggi untuk meraih cita-cita setinggi mungkin. Pondasi keislaman adalah kekuatan utama yang membedakan Universitas Al-Azhar dengan perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Hajjah Rachmah Nasution, H. Machyuzar Nasution, menambahkan bahwa Universitas Al-Azhar terus berkomitmen menghasilkan SDM unggul dan berdaya saing tinggi di tengah arus globalisasi.

“Kampus ini menjadi wadah untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi persaingan global, baik di dunia kerja maupun dunia usaha,” katanya.

🔹 Tantangan & Peluang Wirausaha Mahasiswa

Sebagai pembicara, Dr. Indra Prawira membagikan wawasan praktis tentang dunia kewirausahaan kepada mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya mindset pertumbuhan (growth mindset), pemanfaatan teknologi digital, serta strategi membangun ekosistem kewirausahaan kampus.

“Apa pun yang terjadi pada diri kita, kitalah yang harus memperbaikinya. Kewirausahaan dimulai dari niat dan keberanian mengambil langkah pertama,” tutur Indra.

Antusiasme mahasiswa tampak luar biasa. Banyak dari mereka aktif bertanya, salah satunya mahasiswa baru yang memiliki usaha keluarga di bidang keteknikan namun mengambil jurusan Agroteknologi Pertanian. Menanggapi hal tersebut, Indra memberi motivasi agar mahasiswa tetap konsisten dan mengembangkan potensi lintas bidang.

🔹 Apresiasi & Kerja Sama Strategis

Sebagai bentuk penghargaan, Rektor Universitas Al-Azhar memberikan bingkisan kepada tiga mahasiswa baru paling kreatif selama kegiatan PKKMB berlangsung.

Pada kesempatan yang sama, Universitas Al-Azhar juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan KADIN Sumatera Utara sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi dunia pendidikan dan dunia usaha.

Acara kuliah perdana ini menjadi momentum penting bagi Universitas Al-Azhar untuk menegaskan komitmennya mencetak generasi muda berkarakter, mandiri, dan siap berwirausaha di era digital.red


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Diduga Diintimidasi Saat Daftarkan Anak, Orang Tua Murid Keluhkan Sikap Kepala SDN 01 Labuhan Ruku ke Disdik Batu BaraDiduga Diintimidasi Saat Daftarkan Anak, Orang Tua Murid Keluhkan Sikap Kepala SDN 01 Labuhan Ruku ke Disdik Batu Bara

Spread the loveBATU BARA – Polemik sistem penerimaan murid baru di SD Negeri 01 Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Seorang orang

Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Gelar Seminar Regional Bahas Eksistensi Ombudsman dalam Pelayanan Publik SumutFakultas Hukum Universitas Al Azhar Gelar Seminar Regional Bahas Eksistensi Ombudsman dalam Pelayanan Publik Sumut

Spread the loveMedan, 18 November 2025 — Fakultas Hukum Universitas Al Azhar bersama Ikatan Mahasiswa Hukum Al Azhar (IMAHA) sukses menyelenggarakan Seminar Regional bertema “Eksistensi Lembaga Ombudsman dalam Menyikapi Permasalahan