Sosial & Budaya Ranjana Muhtasya Binti Saharuddin Ucapkan Selamat kepada Said Iqbal atas Pengangkatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Ranjana Muhtasya Binti Saharuddin Ucapkan Selamat kepada Said Iqbal atas Pengangkatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Ranjana Muhtasya Binti Saharuddin Ucapkan Selamat kepada Said Iqbal atas Pengangkatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan post thumbnail image
Spread the love

Medan – Pengangkatan tokoh buruh nasional, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya dari unsur pekerja dan serikat buruh, apresiasi juga datang dari generasi muda yang melihat sosok Said Iqbal sebagai figur inspiratif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan dunia ketenagakerjaan.

Salah satu ucapan selamat tersebut disampaikan oleh Ranjana Muhtasya binti Saharuddin, seorang pelajar yang dikenal sebagai pengikut Gerakan Berbagi dan Peduli Saharuddin (Gerbrak Saharuddin KSJ). Melalui pesan yang disampaikannya, Ranjana menyampaikan rasa bangga dan penghormatan atas amanah baru yang diberikan Presiden kepada Said Iqbal.

Menurut Ranjana, pengangkatan Said Iqbal merupakan bentuk pengakuan negara terhadap dedikasi dan perjuangan panjang yang selama ini dilakukan dalam memperjuangkan hak-hak pekerja serta mendorong terciptanya kebijakan ketenagakerjaan yang lebih baik di Indonesia.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo Bapak Said Iqbal, saya Ranjana Muhtasya dan saya ingin mengucapkan selamat atas pengangkatan Bapak sebagai Penasihat Khusus Presiden,” ujar Ranjana dalam pesannya.

Sebagai seorang pelajar yang memiliki cita-cita menjadi diplomat di masa depan, Ranjana mengaku banyak belajar dari perjalanan hidup para tokoh yang mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat dan bangsa. Baginya, sosok Said Iqbal merupakan salah satu figur yang menunjukkan bagaimana konsistensi, keberanian, dan komitmen terhadap perjuangan dapat membawa perubahan nyata bagi banyak orang.

“Sebagai seorang pelajar yang bercita-cita menjadi diplomat suatu hari nanti, saya mengagumi perjalanan Bapak dan komitmen Bapak terhadap pelayanan publik. Dedikasi dan kepemimpinan Bapak sungguh menginspirasi,” tuturnya.

Ranjana menilai bahwa jabatan yang kini diemban Said Iqbal merupakan amanah besar yang membutuhkan integritas, pengalaman, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi masyarakat Indonesia. Ia meyakini pengalaman panjang Said Iqbal dalam memperjuangkan aspirasi pekerja akan menjadi modal penting dalam memberikan masukan dan pertimbangan strategis kepada Presiden.

Lebih lanjut, Ranjana juga menyampaikan doa agar Said Iqbal senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas negara yang dipercayakan kepadanya.

“Oleh karena itu, saya mendoakan kesuksesan yang berkelanjutan serta kesehatan yang baik bagi Bapak dalam menjalankan amanah penting ini. Selamat sekali lagi, Pak. Terima kasih,” lanjutnya.

Ucapan yang disampaikan Ranjana tidak hanya menjadi bentuk apresiasi pribadi, tetapi juga mencerminkan harapan generasi muda Indonesia terhadap hadirnya kebijakan ketenagakerjaan yang semakin berpihak kepada kesejahteraan pekerja, mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi tenaga kerja di tengah dinamika ekonomi global.

Ketua Umum Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Pusat, Saharuddin, turut mengapresiasi pengangkatan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Menurutnya, kehadiran figur yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia ketenagakerjaan di lingkungan Istana diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan pekerja.

Ia juga menilai bahwa perhatian generasi muda seperti yang ditunjukkan oleh Ranjana menjadi sinyal positif bahwa anak-anak bangsa semakin peduli terhadap isu-isu strategis nasional. Generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi mulai aktif mengikuti perkembangan kebijakan publik dan memberikan dukungan kepada tokoh-tokoh yang dinilai mampu membawa perubahan.

Pengangkatan Said Iqbal sendiri dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pekerja, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Harapan besar pun disematkan kepada Said Iqbal agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik serta menghadirkan berbagai gagasan dan solusi yang mampu menjawab tantangan dunia kerja di Indonesia. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan pelajar seperti Ranjana Muhtasya, menjadi bukti bahwa kiprah dan dedikasinya selama ini telah memberikan inspirasi lintas generasi.

Di tengah tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang, kehadiran figur yang memahami aspirasi pekerja sekaligus mampu menjembatani komunikasi dengan pemerintah diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.red

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

KSJ Edisi 254 “Terang” Digabung Dialog Nasional, Saharuddin: Fokus Bencana dan Korupsi serta Advokasi TPPOKSJ Edisi 254 “Terang” Digabung Dialog Nasional, Saharuddin: Fokus Bencana dan Korupsi serta Advokasi TPPO

Spread the lovePekanbaru, 02 Januari 2026 – Mengawali Tahun 2026 dengan langkah konkret, Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) dan Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) mengumumkan dua agenda besar yang akan dilaksanakan